Jawa Timur

Antisipasi Sebaran Covid-19, DPRD Jatim Lakukan Swab

Meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Timur beberapa pekan terakhir membuat DPRD Jatim juga melakukan antisipasi dengan cara tracing seluruh anggota legislatif hingga staf-staf yang ada di DPRD Jatim di test Swab. Terlebih beberapa waktu yang lalu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengumumkan dirinya terpapar Covid-19.

“Ini merupakan upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan DPRD Jatim. Jadi para anggota dewan dan sekretariat diperiksa dengan menggunakan rapid antigen,” ujar Sekretaris DPRD Jatim Andik Fadjar Tjahjono, Rabu (6/1).

Meski demikian Andik mengatakan rapid antigen ini tidak dilakukan secara bersamaan. Akan tetapi secara bergiliran setiap harinya. ” Tujuannya agar tidak menimbulkan kerumunan. Ini sudah dimulai sejak Senin (4/1), sebelum mengikuti Rapat Pimpinan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Andik mengatakan tracing ini bertujuan untuk mengetahui sejak dini siapa saja yang terpapar Covid-19. Menurutnya selama ini DPRD Jatim sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Sejauh ini dari hasil tracing, belum ditemukan anggota yang positif,” katanya.

Jika nantinya ada yang terpapar Covid-19, Andik mengatakan akan mengambil tindakan. Menurutnya jika tidak terlalu parah maka bisa dilakukan dengan isolasi mandiri. “Tapi kalau parah, kita akan merujuk ke RS dr Soetomo,” pungkasnya. (sumber : jatimprov.go.id)

Kirim Komentar